Membuat dan Mengevaluasi Scatter Plot di SPSS
Scatter plot adalah salah satu jenis plot yang digunakan untuk menampilkan hubungan antara dua variabel. Dengan menggunakan scatter plot, kita dapat memvisualisasikan baik arah (positif atau negatif) maupun kekuatan (lemah, moderat, kuat) dari hubungan antara dua variabel.
Dalam tutorial ini, kita akan membahas cara membuat dan mengevaluasi scatter plot di SPSS. Contohnya, kita memiliki dataset yang menampilkan jam belajar dan nilai ujian yang diterima oleh 15 siswa:
Membuat Scatter Plot Dasar
Kita dapat membuat scatter plot dasar di SPSS dengan mengklik tab "Graphs" kemudian "Chart Builder":
Dalam jendela yang muncul, kita klik "Scatter/Dot" dalam daftar "Choose from:". Kemudian, kita drag opsi pertama yang berbunyi "Simple Scatter" ke dalam editor. Kita lakukan hal yang sama dengan variable "hours" untuk sumbu x dan "score" untuk sumbu y:
Setelah kita klik OK, scatter plot dasar akan muncul:
Mengubah Batas Sumbu Y
Dalam contoh di atas, SPSS secara default memilih batas minimum pada sumbu y berdasarkan nilai terkecil dalam dataset. Untuk mengubah ini menjadi 0, kita klik "Y-Axis1 (Point1)" dalam kotak "Element Properties" dan set nilai Minimum ke 0:
Setelah kita klik OK, scatter plot dengan batas minimum sumbu y yang diatur ke 0 akan muncul:
Membuat Scatter Plot dengan Garis Terbaik
Kita juga dapat membuat scatter plot dengan garis terbaik dengan memilih opsi "Simple Scatter with Fit Line" dalam jendela Chart Builder:
Setelah kita klik OK, scatter plot dengan garis terbaik akan muncul:
Nilai R2 juga akan muncul di sudut kanan atas plot. Nilai ini menggambarkan persentase variasi pada variabel respons yang dapat dijelaskan oleh variabel prediktor. Dalam contoh di atas, nilai 66.2% menunjukkan bahwa 66.2% variasi dalam nilai ujian dapat dijelaskan oleh jumlah jam belajar.
Membuat Scatter Plot Berkelompok
Jika kita memiliki variable kategori dalam dataset, seperti gender:
Dalam kasus ini, kita dapat membuat scatter plot jam belajar vs. nilai ujian, berkelompok berdasarkan gender. Untuk melakukannya, kita buka Chart Builder dan pilih "Grouped Scatter" sebagai tipe grafik. Kemudian, kita tempatkan variable "hours" pada sumbu x dan "score" pada sumbu y, tetapi kali ini kita tambahkan "gender" sebagai variable bawah "Set color":
Setelah kita klik OK, scatter plot berkelompok akan muncul:
Titik-titik merah merepresentasikan laki-laki, sedangkan titik-titik biru merepresentasikan perempuan.
Saya harap tutorial ini membantu Anda membuat dan mengevaluasi scatter plot di SPSS. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mempelajari statistik lebih lanjut, silakan kunjungi situs Statology yang saya buat sebagai sumber informasi untuk siswa dan guru sekaligus.
Tentang Penulis
Saya Zach Bobbitt, memiliki gelar Master of Science dalam Statistik Terapan dan telah bekerja pada algoritma machine learning untuk perusahaan profesional di bidang kesehatan dan retail. Saya sangat passion dengan statistik, machine learning, dan visualisasi data, dan saya menciptakan Statology sebagai sumber informasi untuk siswa dan guru sekaligus. Tujuan saya dengan situs ini adalah membantu Anda mempelajari statistik melalui menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti, contoh-contoh real-world, dan ilustrasi yang bermanfaat.