Dalam pengembangan sistem, pemantauan dan pengawasan pada partisi-partisi sistem sangat penting. Dengan demikian, artikel ini akan membahas tentang penjelasan dan informasi mengenai partition-partition yang ada di dalam sistem.

Partition-partition Utama

Partisi-partisi utama sistem adalah sebagai berikut:

  • SYS25: Secro (secro.bin) - Partisi ini digunakan untuk memuat file-file aplikasi.
  • SYS26: Keystore (NONE) - Partisi ini tidak dapat diunduh dan tidak dapat diupgrade.
  • SYS27: System (system.img) - Partisi ini digunakan sebagai sistem operasi utama.
  • SYS28: Cache (cache.img) - Partisi ini digunakan untuk menyimpan data aplikasi.
  • SYS29: Userdata (userdata.img) - Partisi ini digunakan untuk menyimpan data user.

Pengaturan Partisi

Pengaturan-partisi yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Boundary Check: Sistem akan melakukan pengecekan pada setiap partisi sebelum memuatnya.
  • Is Reserved: Partisi tidak dapat diupgrade dan tidak dapat dihapus.
  • Operation Type: Tipe operasi partisi, yaitu UPDATE atau INVISIBLE.
  • Is Upgradable: Apakah partisi dapat diupgrade atau tidak.
  • Empty Boot Needed: Apakah booting sistem memerlukan partisi kosong.

Penggunaan Partisi

Partisi-partisi di atas memiliki fungsi sebagai berikut:

  • SYS25: Digunakan untuk memuat file-file aplikasi.
  • SYS26: Tidak dapat diunduh dan tidak dapat diupgrade.
  • SYS27: Digunakan sebagai sistem operasi utama.
  • SYS28: Digunakan untuk menyimpan data aplikasi.
  • SYS29: Digunakan untuk menyimpan data user.

Dengan demikian, pemantauan dan pengawasan pada partisi-partisi sistem sangat penting untuk memastikan bahwa sistem berjalan dengan baik dan aman.