Hubungan Non-Liner
Selain hubungan linier, kita juga dapat melihat hubungan yang lain seperti hubungan non-liner. Hubungan non-liner adalah suatu relasi antara dua variabel dimana tidak terjadi linearitas dalam hubungannya.
Gambar 6: Hubungan Non-Liner
Jika plot yang terjadi membentuk curva seperti gambar 6, maka diindikasikan terjadi hubungan non-liner antara dua variabel.
Scatter Plot sebagai Alat untuk Melihat Penyebaran Data
Scatter plot juga dapat digunakan untuk melihat penyebaran data. Apakah data menyebar ataukah mengumpul disuatu area. Dalam scatter plot, titik-titik data yang terplot dapat membentuk suatu pola.
Gambar 7: Data Menyebar
Dalam gambar 7, kita dapat melihat bahwa data menyebar secara acak tanpa membentuk suatu pola tertentu.
Gambar 8: Data Mengumpul di Suatu Area
Sedangkan dalam gambar 8, kita dapat melihat bahwa data mengumpul di suatu area, membentuk suatu pola.
Mendeteksikan Outlier
Scatter plot juga dapat menunjukkan adanya outlier. Outlier adalah data yang ekstrim yang kemungkinan dihasilkan dari situasi yang tidak normal. Kebanyakan peneliti akan mengambil data outlier ini untuk diteliti lebih lanjut.
Annotating a Scatter Plot with Multiple Star Plots, Rose Plots or...
Selain sebagai alat untuk melihat penyebaran data, scatter plot juga dapat digunakan untuk menampilkan hubungan antara dua variabel. Dalam beberapa kasus, kita ingin menampilkan lebih dari dua variabel. Salah satu contoh adalah dengan menggunakan star plot atau rose plot.
Gambar 9: Annotating a Scatter Plot with Multiple Star Plots
Dalam gambar 9, kita dapat melihat bahwa scatter plot digunakan untuk menampilkan hubungan antara dua variabel, serta menggunakan star plot untuk menampilkan lebih dari dua variabel.
Scatterplot: Visualisasi untuk Regresi - Nural Learning
Kelas ini berisi materi tentang penggunaan scatterplot. Dalam kelas ini, kita akan membahas tentang cara membaca scatterplot, apa itu scatterplot, dan bagaimana menggunakan scatterplot dalam analisis regresi dan neural learning.
Penggunaan Scatterplot
Scatterplot adalah sebuah grafik yang biasa digunakan untuk melihat suatu pola hubungan antara dua variabel. Komponennya terdiri dari garis memanjang (x) sebagai variabel bebas, garis melebar untuk variabel dependen, kemudian titik yang merepresentasikan nilai x dan y.
Cara Membaca Scatterplot
Titik dalam scatterplot berada di koefisien antara x dan y. Tempatkan seluruh data dalam format serupa yang nantinya akan membentuk titik dalam jumlah banyak. Titik-titik ini akan membentuk sebuah pola.
Bentuk Pola
Pola bentuk pola akan menyamping ke atas, ke bawah, atau menyebar, bergantung pada korelasi matematisnya. Masing-masing bentuk memiliki konsekuensi analisis yang berbeda. Berikut deskripsinya.
- Positive Correlation: Y cenderung meningkat mengikuti penambahan nilai x.
- Negative Correlation: Nilai x yang rendah malah berada di y yang tinggi.
- No Correlation: Nilai y dan x membentuk persebaran titik secara acak.
Garis Tengah
Garis yang berada di tengah persebaran titik bukan tak ada gunanya. Garis tersebut merupakan line of best fit, sebuah garis hasil penghitungan nilai estimasi. Letaknya berada di tengah-tengah titik nilai data dan bentuknya serupa dengan kecenderungan korelasinya.
Rangkuman
Scatterplot adalah visualisasi persebaran titik-titik data yang setiap titiknya berada di koefisien variabel x dan y. Garis tengah dalam visualisasi regresi merepresentasikan line of best fit, yaitu garis yang menjelaskan tren dari persebaran data.
Kuis
Apa pola korelasi yang menjelaskan peningkatan variabel x seiring dengan menurunnya variabel y?
- Korelasi positif
- Korelasi negatif
- No Correlation