Dalam analisis, scatter plot digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel yang diberikan. Scatter plot juga dapat membantu kita dalam menemukan korrelasi antara kedua variabel tersebut.

Menggambar Plot

Dalam contoh di atas, kami menggunakan data dari dataframe mtcars sebagai contoh untuk membuat scatter plot dengan ggplot2. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan:

  1. Membuat Dataframe: Kami menggunakan dataframe mtcars sebagai input untuk membuat scatter plot.
  2. Menentukan Variable untuk x dan y: Kami menentukan variabel wt dan mpg sebagai variable untuk x dan y, masing-masing.
  3. Menambahkan Geom Point: Kami menambahkan geom point dengan menggunakan fungsi geom_point() untuk menampilkan titik-titik pada scatter plot.

Membuat Plot

Berikut adalah contoh code R yang digunakan untuk membuat scatter plot:

ggplot(mtcars, aes(x = wt, y = mpg)) + 
 geom_point() +
 geom_smooth(method = lm, color = "black") +
 labs(title = "Miles per gallon \n according to the weight",
 x = "Weight (lb/1000)", y = "Miles/(US) gallon") +
 theme_classic()

Dalam contoh di atas, kami menggunakan fungsi ggplot() untuk membuat plot, kemudian menambahkan geom point dengan menggunakan fungsi geom_point(). Selanjutnya, kami menambahkan line smooth yang digunakan untuk menunjukkan trend pada scatter plot. Kami juga menentukan judul dan label untuk x dan y axis.

Mengubah Warna dan Bentuk

Dalam contoh di atas, kami menggunakan warna default untuk titik-titik pada scatter plot. Namun, kita dapat mengubah warna dan bentuk dengan menggunakan fungsi scale_color_brewer() dan scale_shape_brewer(). Berikut adalah contoh code R yang digunakan:

p <- ggplot(mtcars, aes(x = wt, y = mpg, color = cyl, shape = cyl)) + 
 geom_point() +
 geom_smooth(method = lm, se = FALSE, fullrange = TRUE) +
 labs(title = "Miles per gallon \n according to the weight",
 x = "Weight (lb/1000)", y = "Miles/(US) gallon")

p + theme_classic()

Dalam contoh di atas, kami menggunakan fungsi scale_color_brewer() untuk mengubah warna menjadi Paired, Dark2, dan Accent.

Penggunaan Warna pada ggplot2

ggplot2 mempunyai beberapa pilihan warna yang dapat digunakan, seperti:

  • Continuous colors: Paired, Dark2, Accent
  • Discrete colors: Set1, Set2, etc.
  • Gradient colors: Blues, Greens, Reds, etc.

Kita juga dapat mengubah warna secara manual dengan menggunakan fungsi scale_color_manual(). Berikut adalah contoh code R yang digunakan:

p + scale_color_manual(values = c("#999999", "#E69F00")) + theme_classic()

Dalam contoh di atas, kami menggunakan warna #999999 dan #E69F00 untuk mengubah warna titik-titik pada scatter plot.

Informasi Tambahan

Analisis ini dilakukan dengan menggunakan software R (versi 3.2.4) dan ggplot2 (versi 2.1.0).