KULTUM RAMADHAN 8: 4 TANDA REZEKI YANG BERKAH
Pada masa Ramadhan ini, kita diperintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah dan zakat yang lainnya. Zakat adalah salah satu syariat Islam yang bertujuan agar membersihkan jiwa, hati, dan harta kita dari kecintaan yang berlebihan terhadap harta. Dalam kaitannya dengan ini, Allah SWT juga memberikan kita rezeki, namun bagaimana agar rezeki tersebut tetap menjadi rezeki yang berkah?
Kita diberikan rezeki berupa kendaraan, bisa kita gunakan kendaraan tersebut untuk bekerja, ke masjid, menimba ilmu dan ke tempat-tempat selain yang dilarang Allah SWT. Namun, bagaimana jika hanya terparkir rapi di garasi karena takut kotor dan takut lecet? Ibu-ibu membeli puluhan tas dan sepatu hanya dengan tujuan untuk mengoleksi dan terpajang rapi di etalase masing-masing. Perbuatan seperti itulah yang tidak bermanfaat, melainkan mubazir saja.
Allah SWT telah berfirman dalam Surah Al Isra: 27:
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ… Artinya: “Sesungguhnya orang-orang pemboros (perbuatan mubazir) itu adalah saudara setan…”
Dalam kaitannya dengan ini, Allah SWT memberikan kita rezeki yang berkah apabila kita dapat memakai rezeki tersebut untuk kepentingan yang lebih besar. Kita harus menggunakan harta kita sebagaimana mestinya, tidak hanya untuk kepentingan sendiri, melainkan juga untuk kepentingan orang lain.
Tanda rezeki yang berkah adalah maslahat, yakni bagaimana caranya agar manfaat dari rezeki tersebut tidak hanya kita yang merasakan, tetapi juga bermanfaat untuk orang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara, misalnya ketika kita sedang menuju ke masjid dan ada orang yang berjalan kaki, kita ajak mereka untuk bersama-sama menuju masjid menggunakan kendaraan kita atau sebagian dari harta kita digunakan untuk membelikan perlengkapan sholat di Masjid.
Dalam 10 hari terakhir Ramadhan ini, kita diperintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah sebesar 2,5 kg beras dan untuk yang memiliki kelebihan harta dan sudah mencapai nisab dan haulnya juga dianjurkan untuk mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5%. Dengan demikian, kita harus menggunakan rezeki tersebut dengan bijak dan memaksimalkan amal ibadah kita kepada-Nya.
Semoga di 10 hari terakhir Ramadhan ini kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT sehingga dapat memaksimalkan amal ibadah kita kepada-Nya dan di hari kemenangan nanti kita mampu mendapatkan derajat taqwa di sisi Allah SWT serta Berkumpul dengan keluarga tercinta. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin
Terimakasih telah membaca Berita Terkini - KULTUM RAMADHAN 8: 4 TANDA REZEKI YANG BERKAH. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.