Rezeki: Rizki dan Karunia Allah
"Dan jika kamu meminjam Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqarah [2]: 245)
Sedekah, atau tolong-menolong, adalah salah satu cara untuk mendapatkan rizki dan karunia dari Allah Swt. Rasulullah SAW bersabda, "Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya." (HR. Muslim) Dengan demikian, dapat dipahami bahwa sebesar perhatian seseorang terhadap mereka yang membutuhkan, yakni yatim piatu, fakir miskin, dan sebagainya, sebesar itu pula perhatian Allah terhadap hamba tersebut.
Rezeki karena Bersyukur
Allah Swt berfirman, "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.'" (QS. Ibrahim [14]: 7)
Dengan demikian, seorang muslim seyogyanya selalu bersyukur agar nikmat ditambah Allah Swt.
Rezeki karena Menikah
Allah Swt berfirman, "Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui." (QS. an-Nur [24]: 32)
Rezeki karena Istighfar atau Taubat
Taubatnya seseorang terkadang menjadi penyebab rezeki diberikan sebagaimana firman Allah Swt, "maka aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.'" (QS. Nuh [71]: 10-12)
Rezeki karena Anak, Cucu, dan Keluarga
Keluarga, terutama anak, adalah salah satu pintu rezeki bagi kedua orang tuanya. Allah Swt berfirman, "Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar." (QS. al-Isra' [17]: 31)
Dengan demikian, jangan pernah takut kekurangan uang atau harta benda sebab kehadiran mereka. Selama seseorang mau berusaha, maka Allah akan bukakan pintu rezeki-Nya.
Rezeki yang Tidak Terduga
Dalam QS. at-Talaq ayat 3 disebutkan bahwa Allah akan memberi rezeki yang tidak disangka-sangka manusia. Firman-Nya, "Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu."
Rezeki karena Mati Syahid
Mereka yang mati syahid akan diberikan oleh Allah rezeki yang melimpah sebagaimana firman-Nya, "Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki." (QS. Ali Imran [3]: 169)
Wallahu a'lam.
Penutup
Dalam Islam, rizki dan karunia adalah bagian dari takdir Allah Swt. Dengan bersyukur, menikah, beristighfar, serta memiliki keluarga yang baik, kita dapat meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan rizki dan karunia dari Allah Swt. Selalu ingat, bahwa rizki dan karunia Allah adalah bagian dari takdir-Nya, dan kita harus bersyukur atas apa yang telah diberikan-Nya kepada kita.