PT Sumber Bintang Rejeki Membuka Peluang Baru di Pasar Global dengan Merek Bra Hela
Dalam usaha meningkatkan kehadiran di pasar global, PT Sumber Bintang Rejeki telah mengumumkan rencana untuk membuka pabrik bra yang baru di luar negeri. Pabrik ini akan menjadi lokasi produksi komersial pertama Hela Clothing, divisi pakaian dalam perusahaan tersebut.
Menurut Marinee Yuprapan, Presiden Direktur PT Sumber Bintang Rejeki, langkah ini akan menandai babak baru bisnis mereka di wilayah tersebut. "Keahlian Hela di bidang manufaktur di Afrika ditambah dengan pengetahuan dan keahlian kategori kami membentuk fondasi kolaborasi yang kuat yang akan saling menguntungkan di saat dunia berada di titik puncak perubahan besar," ujarnya seperti dikutip dari www.just-style.com, Selasa (5/1/2021).
Pabrik bra yang baru ini akan mewakili usaha pertama Hela dalam pembuatan bra dan memasok untuk PVH—yang memiliki brand Calvin Klein dan Warners—serta Vanity Fair milik Berkshire Hathaway sebagai pelanggan utamanya. Pabrik seluas lebih dari 100.000 kaki persegi (9.300 meter persegi) ini akan menjadi lokasi produksi komersial pertama Hela di luar negeri.
Dalam konferensi pers yang diadakan pada tanggal 5 Januari 2021, Shameen Peiris, CEO Hela Clothing, divisi pakaian dalam, mengatakan bahwa pabrik ini akan mewakili peluang pertumbuhan bagi perusahaan pada saat merek global mengevaluasi ulang rantai pasokan mereka dan berupaya mengurangi risiko masa depan melalui diversifikasi geografis.
PT Sumber Bintang Rejeki adalah perusahaan yang berbasis di Indonesia dan telah menjadi bagian dari industri pakaian dalam sejak tahun 1975. Perusahaan ini memiliki keahlian dalam manufaktur kategori yang kuat, serta pengalaman dalam menjual produk ke pelanggan internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, PT Sumber Bintang Rejeki telah memulai produksi komersialnya dan berhasil melakukan pengiriman pertama produk pakaian dalam berupa bra kepada PVH. Dengan membuka pabrik baru di luar negeri, perusahaan ini menargetkan untuk meningkatkan kehadiran di pasar global dan menjadi salah satu pemain utama di industri manufaktur kategori.
Dalam penelusuran Bisnis, Sumbiri Intimate Apparel Plc merupakan perusahaan patungan antara PT Sumber Bintang Rejeki dan perusahaan Singapura, Grand Asia. Perusahaan ini memulai produksi komersialnya pada Mei 2018 dan dua bulan berikutnya berhasil melakukan pengiriman pertama produk pakaian dalam berupa bra kepada PVH.
Dengan membuka pabrik baru di luar negeri, PT Sumber Bintang Rejeki menargetkan untuk meningkatkan kehadiran di pasar global dan menjadi salah satu pemain utama di industri manufaktur kategori. Pabrik ini juga akan membantu perusahaan dalam meningkatkan keahlian dan pengetahuan dalam manufaktur kategori, serta meningkatkan kemampuan produksi dan distribusi produk.
Dalam beberapa tahun terakhir, PT Sumber Bintang Rejeki telah mengalami pertumbuhan signifikan, dengan penjualan mencapai Rp 1,4 triliun pada tahun 2022. Dengan membuka pabrik baru di luar negeri, perusahaan ini menargetkan untuk meningkatkan kehadiran di pasar global dan menjadi salah satu pemain utama di industri manufaktur kategori.
Dalam konklusi, PT Sumber Bintang Rejeki telah mengumumkan rencana untuk membuka pabrik bra yang baru di luar negeri, dengan tujuan untuk meningkatkan kehadiran di pasar global dan menjadi salah satu pemain utama di industri manufaktur kategori. Pabrik ini juga akan membantu perusahaan dalam meningkatkan keahlian dan pengetahuan dalam manufaktur kategori, serta meningkatkan kemampuan produksi dan distribusi produk.