Tanaman aglonema (Aglonema spp.) adalah salah satu tanaman hias yang paling populer di Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan warnanya yang cantik, beragam jenis, serta kemampuan untuk tumbuh subur dalam pot. Namun, menjaga kesehatan dan kecantikan tanaman aglonema tidaklah mudah. Berikut beberapa tips untuk menjaga tanaman aglonema agar tumbuh subur dan berdaun banyak.

Pemangkasan

Pemangkasan adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan tanaman aglonema. Tanaman ini memiliki kebiasaan pertumbuhan yang menghasilkan batang panjang dan gundul di bagian bawah, serta daun-daun yang berubah warna atau mati di bagian atas. Jaga tanaman agar tampilannya lebih penuh dengan membuang daun-daun yang sudah layu. Anda mungkin perlu menjangkau jauh ke dalam bagian tengah tanaman untuk mengupas daun yang berubah warna atau mati dari batang utama.

Jika batang sudah panjang, potong kembali dengan alat tajam dan steril tepat di atas ruas daun ke empat atau ke lima. Batang yang dipangkas akan menghasilkan daun-daun baru, mendekatkan dedaunan ke permukaan tanah untuk menciptakan tampilan lebih penuh.

Musim semi atau awal musim panas adalah waktu terbaik untuk memangkas tanaman aglonema. Pemangkasan yang tepat akan membantu tanaman agar tumbuh subur dan berdaun banyak.

Pemindahan Pot

Tanaman aglonema tumbuh baik dalam campuran pot standar berbahan dasar gambut yang dikombinasikan dengan pasir atau perlit untuk meningkatkan drainase. Bahan apa pun bisa digunakan untuk pot, namun biasanya menggunakan keramik atau tanah liat dekoratif. Repot tanaman aglonema setiap dua atau tiga tahun di musim semi.

Sebelum dipindahkan ke pot lain, tanaman aglaonema dapat dibiarkan sedikit terikat pada akar. Campuran media pot harus tetap lembap setiap saat, tetapi penyiraman dapat sedikit dikurangi selama musim dingin.

Hama Tanaman

Terakhir, cara merawat tanaman aglonema agar tumbuh subur dan berdaun banyak adalah memperhatikan hama. Meski tidak rentan terhadap banyak hama atau penyakit, tanaman aglonema terkadang dapat terserang masalah tanaman hias yang umum, seperti kutu putih atau tungau laba-laba.

Masalah ini bisa diobati dengan minyak neem. Sebagian besar masalah lain muncul karena tanaman aglonema dijaga terlalu lembap. Infeksi jamur dan busuk akar merupakan ciri khas tanaman aglonema terlalu banyak mendapat penyiraman.

Masalah Tanaman

Berikut beberapa masalah yang dapat timbul pada tanaman aglonema:

  • Daun keriting: Penyakit daun keriting yang dialami tanaman aglonema disebabkan beberapa kesalahan perawatan, seperti fluktuasi suhu, kelembapan tidak memadai, dan terendam air. Tingkatkan kelembapan udara di sekitar tanaman dengan nampan kerikil atau pelembap udara.
  • Daun terbakar: Paparan sinar matahari langsung yang terang menyebabkan tepi daun aglonema berubah warna menjadi coklat dan kering. Pindahkan tanaman aglone ke lokasi dengan cahaya tidak langsung atau terfilter untuk mecegahnya daunnya terbakar.
  • Daun menguning: Terakhir, masalah tanaman aglonema adalah daun menguning. Tanaman aglonema lebih menyukai tanah lebih kering daripada tanah terlalu lembap. Biarkan bagian atas tanah mengering sebelum disiram. Pilih pot yang lebarnya tidak lebih dari 2,5 sampai lima sentimeter dari bola akar.

Dengan melakukan pemangkasan, pemindahan pot, dan memperhatikan hama, serta mengetahui masalah-masalah yang timbul pada tanaman aglonema, Anda dapat menjaga kesehatan dan kecantikan tanaman ini agar tumbuh subur dan berdaun banyak.