Cara Menanam Sri Rezeki: Tips Budidaya yang Mudah
Sri Rezeki, tanaman hias yang populer di kalangan pecinta tanaman, memang memiliki berbagai jenis. Namun, proses budidaya Sri Rezeki tetaplah sama, yaitu melalui tahapan pembibitan, media tanam, perawatan, dan perawatan tambahan.
1. Pembibitan
Proses pembibitan tanaman Sri Rezeki dapat dilakukan melalui 4 cara, yakni:
- Biji: Proses pembibitan melalui biji membutuhkan waktu yang lebih lama. Awalnya siapkan biji yang berasal dari tanaman induk tua. Langkah selanjutnya rendam biji selama 3 jam untuk merangsang perkecabahan.
- Stek: Proses pembibitan melalui stek cukup mudah. Kalian bisa memilih bagian pucuk tanaman ini. Pastikan batang yang dipilih punya kualitas kokoh, kemudian potong dengan 6-7 ruas daun. Setelah itu, batang stek siap ditanam dan letakkan pada area teduh serta bebas dari gangguan hama.
- Pemisahan anakan: Teknik pembibitan ini memang sangat mudah tetapi harus ekstra sabar. Permasalahanannya adalah tidak semua tanaman mempunyai anakan, mencari anakan tersebut menjadi kendala utamanya. Jika sudah menemukan, potong antara akar sambung anakan dan tanaman induk. Pastikan akar anakan cukup kuat, ciri-cirinya yaitu berwarna putih dan gemuk.
2. Media Tanam
Dalam menghasilkan tanaman yang baik, perlu adanya media tanam yang berkualitas. Untuk proses penanaman, dapat menggunakan komposisi sekam, tanah lempung, dan pasir dengan rasio perbandingan 2:2:2 secara berurutan. Pastikan media tanam bertekstur gembur, jangan sampai keras atau tidak terawat.
3. Perawatan
Proses perawatan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan, dan pemupukan. Dalam pemupukan, dapat menggunakan POC (Pemupuk Organik Cair) dengan cara dikocorkan ke media tanam atau disemprotkan pada tanamannya. Dosis penggunaan POC adalah 5ml/l sebanyak seminggu sekali.
Merawat tanaman Sri Rezeki tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena tiap jenisnya membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Ada 2 cara umum dalam merawat tanaman Sri Rezeki, diantaranya:
- Tanaman Sri Rezeki dapat tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya. Kalian tetap memperhatikan tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung agar menjadi layu atau keriting.
- Intensitas penyiraman ini tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Pastikan saat penyiraman, tanahnya lembab dan air tidak sampai menggenang.
Hindari tanaman dari serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), kalian dapat memotong bagian tanaman yang terserang hama atapun sakit. Hal tersebut bertujuan agar tidak merembet pada bagian lainnya. Penyiangan juga penting dilakukan seminggu sekali, buang gulma-gulma yang ada disekitar tanaman.
4. Perawatan Tambah
Perawatan khusus bisa kalian lakukan agar tanaman hias ini tampil menarik. Bagian tanaman yang menarik adalah daunnya. Pemeliharaan daun perlu dilakukan agar lebih kinclong, sobat infarm hanya perlu mengelap bagian daun dengan spons bersih menggunakan ampas kelapa, air, dan susu. Lakukan pemeliharaan daun secara rutin, tetapi hentikan pengaplikasian tersebut saat musim kemarau.
Nah, cara simple menanam Sri Rezeki udah minfarm jelasin secara rinci. Gimana apakah kalian siap menanam?