Deskripsi

Data yang digunakan pada portofolio berasal dari: https://www.kaggle.com/datasets/toramky/automobile-datasetMerapikan Data Setelah mendowload data, langkah selanjutnya:

  1. Pilih data yang akan dirapihkan
  2. Klik kolom "A" -> Data -> Text to Columns
  3. Hasilnya

Setelah merapikan data, barulah kita memulai uji korelasi pada data tersebut.

Cara Memembuat Data Visualisasi Dengan Scatterplot Pada Microsoft Excel

Visualisasi dengan Scatter Diagram antara Engine-size dan Price:

  1. Copy variable yang akan kita uji (Scatter diagram dan Engine-size) pada lembar ke-2
  2. Klik Price -> Insert -> Scatter
  3. Klik Desain -> pilih format diagram
  4. Merapihkan posisi titiknya agar tampilan lebih rapih dengan cara: klik kanan pada diagram (angka vertical/horizontal) -> Format Axis -> Axis Option -> pada pilihan minimum kita ketik angka telah ditentukan
  5. Hasilnya
  6. Selanjutnya menabahkan garis trendline agar memudahkan kita untuk menentukan hubungan pada kedua variable tersebut dengan cara: klik kiri pada diagram -> Layout -> Trendline -> ceklis "Display R-squared value on chart"
  7. Mengetahui nilai rata-rata pada variable dengan rumus "=AVERAGE (pilih range yang telah ditentukan)"
  8. Mengetahui nilai r dengan rumus "=SQRT (cell nilai R2)"

Visualisasi dengan Scatter Diagram antara Highway-mpg dan Price:

Untuk membuat visualisasi dengan Scatter diagram antara Highway-mpg dan Price, caranya sama seperti Scatter diagram antara Engine-size dan Price hanya dibedakan dengan mengcopy variable saja, yaitu copy variable Highway-mpg dan Price.

Hasil Scatter Diagram antara Engine-size dan Price

Dari data diagram di atas didapatkan:

a) Average Engine-size: 127 b) Average Price : 13106 c) R2: 0.4959 d) R: 0.704202

Dari hasil di atas, terlihat bahwa ada hubungan linier antara Engine-size dan Price, dimana semakin tinggi engine-size semakin tinggi pula pricenya, adapun hubungannya dapat dikatakan kuat positif melalui hasil korelasi sebesar 0.704202.

Hasil Scatter Diagram antara Highway-mpg dan Price

Dari data diagram di atas didapatkan:

a) Average Highway-mpg: 31 b) Average Price: 13207 c) R2: 0.4709 d) R: 0.686222

Dari hasil di atas, terlihat bahwa ada hubungan linier antara Highway-mpg dan Price, dimana semakin tinggi highway-mpg semakin rendah pricenya, adapun hubungannya dapat dikatakan kuat negatif melalui hasil korelasi sebesar 0.686222.

Apa itu Scatter Chart?

Scatter Chart (juga disebut scatter plot, scatter graph, atau scatter diagram) adalah tipe plot atau diagram matematis menggunakan koordinat Kartesius untuk menampilkan nilai untuk biasanya dua variabel untuk set data. Data ditampilkan sebagai koleksi titik, masing-masing memiliki nilai yang menentukan posisi pada sumbu horizontal dan nilai lain yang menentukan posisi pada sumbu vertikal. Jika titik dikodekan dengan warna, bentuk, atau ukuran, satu variabel tambahan dapat ditampilkan, biasanya disebut bubble chart.

Kapan Menggunakan Scatter Chart?

Scatter charts sangat berguna untuk menunjukkan korelasi variabel dan untuk visualisasi cluster data point. Titik-titik memperlihatkan pola yang tidak akan terungkap lainnya. Orang menggunakan scatter untuk kasus-kasus berikut:

  • Scatter Diagrams adalah mudah dibuat.
  • Bisa dengan mudah dipahami dan diinterpretasikan
  • Menunjukkan korelasi antara dua variabel
  • Observasi dan bacaan pola dan trend adalah straightforward.

Template Scatter Chart

Edit this Scatter Chart template

Edit this Scatter Chart example