Dalam dunia komputer grafis, surface scattering (SS) dan subsurface scattering (SSS) adalah dua konsep yang berbeda dalam menjelaskan bagaimana cahaya tersebar di permukaan benda.

Surface Scattering

Surface scattering adalah proses penyebaran cahaya yang terjadi ketika cahaya mengenai permukaan benda. Cahaya yang datang ke permukaan benda kemudian dipantulkan kembali menjadi cahaya yang tersebar di sekitar benda. Surface scattering sangat penting dalam meningkatkan realisme dari render 3D, terutama untuk bahan-bahan seperti batu, logam, dan plastik.

Subsurface Scattering

Subsurface scattering, juga dikenal sebagai subsurface light transport (SSLT), adalah proses penyebaran cahaya yang terjadi ketika cahaya mengenai permukaan benda dan kemudian terkait dengan materialnya. Cahaya yang masuk ke dalam material kemudian dipantulkan kembali menjadi cahaya yang tersebar di sekitar benda. Subsurface scattering sangat penting dalam meningkatkan realisme dari render 3D, terutama untuk bahan-bahan seperti kulit manusia.

Teknik Rendering SSS

Ada beberapa teknik rendering subsurface scattering, antara lain:

  1. Texture-Space Diffusion: Teknik ini melibatkan penggunaan shader untuk menyebarakan cahaya di permukaan benda. Cahaya yang dipantulkan kemudian di-blur untuk menciptakan efek penyebaran cahaya.
  2. Misss_Fast_Simple_Maya: Shader Maya ini digunakan untuk menyebarakan cahaya di kulit manusia. Teknik ini melibatkan penggunaan parameter-parameter yang dikustomisasi untuk mencapai efek yang diinginkan.
  3. Blender: Blender adalah salah satu software 3D yang memiliki fitur subsurface scattering. Software ini memungkinkan pengguna untuk menyebarakan cahaya di permukaan benda dengan menggunakan shader.

Kesimpulan

Surface scattering dan subsurface scattering adalah dua konsep penting dalam komputer grafis. Surface scattering digunakan untuk menyebarakan cahaya di permukaan benda, sementara subsurface scattering digunakan untuk menciptakan efek penyebaran cahaya yang lebih realistis. Berbagai teknik rendering SSS telah dikembangkan untuk mencapai efek yang diinginkan.