======================================================

plt.scatter() adalah salah satu fungsi yang paling populer dalam Matplotlib, sebuah library visualisasi data di Python. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menggunakan plt.scatter() untuk membuat grafik scatter dan mempelajari fitur-fiturnya.

Menggambarkan lebih dari dua variabel

plt.scatter() dapat digunakan untuk menggambarkan lebih dari dua variabel dengan menggunakan parameter marker size, marker shape, dan marker color. Dengan demikian, plt.scatter() menjadi alat yang sangat powerful dan flexible untuk visualisasi data.

Menggali plt.scatter() Lebih Jauh

plt.scatter() menawarkan lebih banyak flexibilitas dalam mengustomisasi grafik scatter. Dalam bagian ini, kita akan menjelajahi cara menggunakan NumPy arrays dan grafik scatter untuk memfilter data. Kita juga akan membuat contoh simulasi bus arrival times dan memplotnya dengan plt.scatter().

Contoh: Membuat Grafik Scatter untuk Data Bus Arrival Times

Seorang pengemudi yang menyukai mengumpulkan data telah menggolongkan waktu tiba bus di halte bus setempat selama enam bulan. Ia mencatat bahwa waktu tiba bus sebenarnya mengikuti distribusi normal sekitar waktu tiba timetabled, yaitu 15 menit dan 45 menit setelah jam.

Menggali Distribusi Waktu Tiba Bus

Kita dapat menggunakan NumPy dan np.linspace() untuk menggali distribusi waktu tiba bus. Kita juga dapat menggunakan random module untuk menggugah waktu tiba bus yang sesuai.

Simulasi Waktu Tiba Bus

Kita dapat membuat simulasi 40 bus arrival times yang sesuai dengan distribusi waktu tiba bus sebelumnya. Kita akan menggunakan list comprehensions dan random module untuk membuat simulasi ini.

Menggali Grafik Scatter

Kita dapat membuat grafik scatter untuk menampilkan simulasi bus arrival times. Kita juga dapat mengplot distribusi waktu tiba bus yang diperoleh dari data sebelumnya dengan simulasi bus arrival times.

Memfilter Data

Untuk memfilter data, kita dapat menggunakan masker pada grafik scatter. Kita akan membuat dua buah grafik scatter, yaitu satu untuk data yang jatuh dalam distribusi waktu tiba bus dan lainnya untuk data yang tidak sesuai dengan distribusi tersebut.

Ringkasan Parameter Input

Berikut adalah ringkasan parameter input plt.scatter():

Parameter Deskripsi
x and y Variabel utama yang dapat berupa array-like data types, seperti list atau NumPy arrays.
s Ukuran marker yang dapat berupa float jika semua marker memiliki ukuran sama atau array-like data structure jika marker memiliki ukuran yang berbeda.
c Warna marker yang dapat berupa array of colors atau sequence of values yang akan di-mapped ke dalam colormap menggunakan parameter cmap.
marker Bentuk marker yang dapat disesuaikan.
cmap Peta warna yang digunakan untuk menerjemahkan nilai-nilai ke dalam warna-warna.
alpha Transparansi marker yang dapat berupa float antara 0 dan 1, di mana 1 representasi marker yang tidak transparant.

Kesimpulan

Sekarang kita telah memahami cara membuat grafik scatter dengan plt.scatter() dan mempelajari fitur-fiturnya. Kita siap untuk mempraktikan dengan data sendiri dan contoh-contoh lainnya. Fungsi ini memberi kita kemampuan untuk menggali data dan menampilkan hasilnya dalam bentuk yang jelas.

Dalam tutorial ini, kita telah belajar cara:

  • Membuat grafik scatter dengan plt.scatter()
  • Menggunakan parameter input yang dibutuhkan dan opsional
  • Mengustomisasi grafik scatter untuk plot dasar dan plot lanjutan
  • Menggambarkan lebih dari dua dimensi dengan plt.scatter()

Kita dapat mendapatkan hasil terbaik dari visualisasi menggunakan plt.scatter() dengan belajar tentang fitur-fitur Matplotlib lainnya dan menggunakkan NumPy.