Membuat Scatter Diagram: Menghubungkan Absensi dengan Tingkat Kerusakan
Langkah-Langkah Pembuatan
Membuat Scatter Diagram adalah salah satu cara untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel, yaitu absensi dan tingkat kerusakan. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Pengumpulan Data: Kita perlu mengumpulkan data yang akan digunakan sebagai dasar pembuatan Scatter Diagram. Pada contoh kasus di atas, kita memiliki 30 pasang data (n = 30) yang merepresentasikan jumlah absensi tenaga kerja dan tingkat kerusakan.
- Pembuatan Sumbu Vertikal dan Horizontal: Kita perlu membuat sumbu vertikal dan horizontal dengan batas skala maksimum dan minimum yang sesuai.
Sumbu Vertical: Tingkat Kerusakan (%) - Maksimum 5,6 - Minimum 0,7 Sumbu Horizontal: Jumlah Absensi (Orang) - Maksimum 6 - Minimum 1
Catatan: Untuk membuat grafik lebih bagus, kita dapat mengubah batas skala maksimum dan minimum.
- Penebaran Data (Data Plotting): Kita perlu melakukan penebaran data dengan cara menggambarkan titik-titik X dan Y.
- Pemberian Informasi: Berikan informasi dan judul Scatter Diagram seperti contoh di atas:
Judul Scatter Diagram: Hubungan antara Absensi dengan Tingkat Kerusakan Banyak pasangan data: n = 30 Sumbu Vertikal: Tingkat Kerusakan (%) Sumbu Horizontal: Jumlah Absensi (Orang) Interval Waktu: 01 ~ 30 November 2012 Nama Pembuat/Penanggung: Dickson Kho
Cara Membaca Scatter Diagram
Dari bentuk grafik yang dihasilkan, maka grafik dari Scatter Diagram di atas dinyatakan memiliki hubungan Positif (korelasi Positif) yang artinya makin tinggi jumlah absensi tenaga kerja akan mengakibatkan tingkat kerusakan yang makin tinggi pula. Jadi jika ingin mengurangi tingkat kerusakan produk, salah satu tindakan yang harus dilakukan adalah mengurangi tingkat absensi tenaga kerja.
Pola dalam Scatter Diagram
Terdapat 3 pola dalam Scatter Diagram yaitu:
- POLA POSITIF SCATTER DIAGRAM: Pola yang menunjukkan hubungan atau korelasi positif di antara Variabel X dan Variabel Y.
- POLA NEGATIF SCATTER DIAGRAM: Pola yang menunjukkan hubungan atau korelasi negative di antara Variabel X dan Variabel Y.
- POLA TIDAK MEMILIKI HUBUNGAN (TIDAK BERKORELASI): Pola yang berkemungkinan tidak memiliki hubungan karena tidak ada kecenderungan nilai-nilai tertentu pada variabel X terhadap nilai-nilai tertentu pada Variabel Y.
Berikut ini gambar 3 Jenis pola dalam menilai hubungan atau korelasi antara pasangan data X dan Y:
[Gambar]
Bagi teman-teman yang ingin membuat Scatter Diagram di Microsoft Excel, berikut ini adalah video tutorialnya. Cara membuat Diagram Pencar / Diagram Tebar atau Scatter Plot di Microsoft Excel ini cukup mudah. Silakan dicoba.
Video Tutorial: Membuat Diagram Pencar (Scatter Plot) di Microsoft Excel
Link Video: [insert link]
Dengan demikian, kita telah mempelajari cara membuat Scatter Diagram dan cara membaca hasilnya. Selanjutnya, kita dapat menggunakan Scatter Diagram untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel dan membuat keputusan yang lebih baik.