Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan betting dan kasino semakin meningkat kampanye iklan mereka di media sosial dan TV. Namun, perlu diingat bahwa komersial-komersial tersebut tidak akan menampilkan kenyataan bahwa betting dapat menjadi adiksi yang compulsif dan merugikan secara finansial.

Menurut data dari Addiction Center, sekitar 2 juta orang Amerika memiliki adiksi pada betting dan bagi 20 juta lainnya, kebiasaan tersebut sangat mengganggu pekerjaan dan hidup sosial. Lebih lanjut, “Adiksi pada betting adalah gangguan kontrol impulsif yang paling umum di dunia.”

Bila kita ingin memahami apa adiksi pada betting dapat menimbulkan, maka mari lihat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Gamblers Anonymous:

Apakah Anda pernah mengambil hutang untuk membiayai kebiasaan Anda? Mengapa argument, kekecewaan, atau frustrasi membuat Anda ingin berjudi? Apakah Anda pernah melakukan atau mencoba melakukan tindak pidana untuk membiayai kebiasaan Anda? Apakah Anda berjudi untuk menghindari kekhawatiran, kesulitan, kesedihan, atau kesepian? Apakah Anda pernah mempertimbangkan pengakhiran diri atau bunuh diri sebagai akibat dari kebiasaan Anda? Apakah Anda pernah berjudi lebih lama daripada yang Anda rencanakan? Apakah kebiasaan Anda membuat Anda tidak peduli dengan kesejahteraan Anda sendiri dan keluarga?

Kebiasaan Berjudi: Bahaya yang Menyembah

Dalam artikel tentang aplikasi betting olahraga, Kim Henderson dari World Magazine mengutip pernyataan Pastor Travis Turner: “Dengan ponsel, Anda memiliki 10 juta prostitui di dalam saku Anda. Sekarang Anda punya 10.000 agen taruhan juga.” Ia lanjut, “Banyak orang sudah adiksi pada game video dan menambahkan aspek berjudi hanya membuatnya seperti nitroglycerin.” Henderson menggambarkan kesedihan—“bahu yang terpeleset, mata yang dihindari, dan keheningan”—para pemuda yang datang ke sesi Recovery Celebrate, telah membuang ribuan dolar yang seharusnya digunakan untuk biaya kuliah atau rumah.

Pengajaran dari Alkitab

Akan lebih baik jika kita mengikuti pengajaran Alkitab. Dalam Surat Paulus kepada Timotius 5:8, Dia menulis bahwa “Mereka yang berjuang untuk kepentingan sendiri tidak memiliki kesempatan lain dan memang tidak perlu.” Jadi, biarlah kita menjadi orang-orang yang bertindak dengan hikmat dan menjadi responsibel bagi keluarga.

Perhatikan Kembali Pengamatan Hidup tentang Betting

Dalam beberapa artikel, saya telah menulis bahwa kebiasaan berjudi dapat menjadi adiksi yang compulsif dan merugikan secara finansial. Kebiasaan berjudi juga dapat membuat orang menjadi tidak peduli dengan kesejahteraan diri sendiri dan keluarga.

Pengajaran dari Proverb

Dalam Kitab Suci, terdapat sebuah pengajaran yang sangat relevan dalam Mazmur 11:28, yang mengatakan bahwa “Siapa yang percaya pada kemampuan mereka akan jatuh, tetapi orang yang berjalan di jalan Tuhan akan seperti daun yang hijau.” Jadi, mari kita memilih untuk menjadi orang-orang yang berjalan di jalan Tuhan dan tidak terjerumus ke dalam kesedihan karena kebiasaan berjudi.

Pengamatan Hidup tentang Betting: Apa yang Harus Dihubungi

Dalam beberapa artikel, saya telah menulis bahwa kebiasaan berjudi dapat menjadi adiksi yang compulsif dan merugikan secara finansial. Kebiasaan berjudi juga dapat membuat orang menjadi tidak peduli dengan kesejahteraan diri sendiri dan keluarga.

Pengajaran dari Kitab Suci

Dalam Surat Paulus kepada Timotius 13:5, Dia menulis bahwa “Jangan biarkan hidup Anda diserahkan oleh cinta uang dan menjadi puas dengan apa yang Anda miliki, karena Tuhan telah berfirman, ‘Saya tidak akan meninggalkan engkau dan Saya tidak akan mengkhianati engkau.’” Jadi, mari kita memilih untuk menjadi orang-orang yang berjalan di jalan Tuhan dan tidak terjerumus ke dalam kesedihan karena kebiasaan berjudi.