30 Juli 2023

Penolakan Budaya Mengapa

"Ada sebuah kata yang sering muncul, yaitu kata 'korban'. Saya korban maka tidak tanggung jawab."1 "Budaya excuses seperti ini tidak dapat diterima."2 "Para pendukung budaya korban menunjukkan sumpah setiap hari terhadap berbagai keluarga miskin dan imigran yang mematuhi hukum."

Itulah bukan hanya slogan musik, tetapi juga suara keras dari garda-garda republik yang mereka sebut "La République". Mereka menolak para pengkhianat yang mengalami kematian dengan alasan bahwa korban adalah tidak tanggung jawab.

Dalam budaya kita, korban sering dianggap sebagai orang yang tidak memiliki kesempatan dan tidak dapat menyesuaikan diri. Mereka menjadi korban dari berbagai situasi dan kejadian, seperti bencana alam, keputusan politik, atau kejahatan lainnya.

Namun, dalam kenyataan, korban adalah bagian integral dari masyarakat. Mereka memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri dan orang lain.

Dalam konteks ini, saya ingin menulis artikel ini sebagai tanda peringatan bahwa kita harus lebih bijak dalam memahami korban. Kita tidak boleh mengabaikan peran korban dalam masyarakat dan menganggap mereka hanya sebagai objek simpati.

Kita juga harus menyadari bahwa korban memiliki potensi untuk menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Dengan demikian, kita harus lebih bijak dalam memahami korban dan meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya peran mereka dalam masyarakat.


Perhatikanlah

Selama beberapa tahun terakhir, kita telah melihat banyak korban di berbagai tempat. Mereka menjadi korban dari bencana alam, keputusan politik, atau kejahatan lainnya.

Namun, apa yang lebih penting adalah bagaimana kita memahami korban dan apa yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran kita tentang peran mereka dalam masyarakat.


BIG BUS

Kita memiliki beberapa pilihan bus yang tersedia. Ada Big Bus dengan 30 tempat duduk, Medium Bus dengan 31/33 tempat duduk, dan Microbus Elf dengan 19 tempat duduk.

Semua bus kita dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Dispenser, Reclining Seat, Stop Kontak, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Api, dan Emergency Exit.


BIGBUS JETBUS 3++ HDD LEGREST

Pilihan bus lainnya adalah BIGBUS JETBUS 3++ dengan 58 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Dispenser, Toilet, Stop Kontak, Reclining Seat, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Api, dan Emergency Exit.


BIGBUS JETBUS 2++ MD

Pilihan bus lainnya adalah BIGBUS JETBUS 2++ dengan 31/33 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Dispenser, Reclining Seat, Stop Kontak, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Api, dan Emergency Exit.


MEDIUM BUS

Pilihan bus lainnya adalah MEDIUM BUS dengan 31/33 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Dispenser, Reclining Seat, Stop Kontak, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Api, dan Emergency Exit.


MICROBUS ELF

Pilihan bus lainnya adalah MICROBUS ELF dengan 19 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Youtube, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Kebakaran, dan Bantal & Selimut (Opsional).


HIACE

Pilihan bus lainnya adalah HIACE dengan 12 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Youtube, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Kebakaran, dan Bantal & Selimut (Opsional).


HIACE

Pilihan bus lainnya adalah HIACE dengan 12 tempat duduk. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Karaoke Set, Youtube, Kotak P3K, Palu Pemecah Kaca, Tabung Pemadam Kebakaran, dan Bantal & Selimut (Opsional).


Perhatikanlah

Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat banyak korban di berbagai tempat. Mereka menjadi korban dari bencana alam, keputusan politik, atau kejahatan lainnya.

Namun, apa yang lebih penting adalah bagaimana kita memahami korban dan apa yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran kita tentang peran mereka dalam masyarakat.

Dengan demikian, mari kita berkontribusi untuk meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya peran korban dalam masyarakat.