Artikel ini adalah hasil dari penelitian yang dilakukan Christophe Bourseiller, seorang jurnalis yang ahli dalam bidang minoritas. Ia menulis tentang Alexander Trocchi, anggota International Situationniste, dan bagaimana ia hidup dengan kehidupan yang penuh pergumulan.

Saloperies de victimes!

Banyak orang berpendapat bahwa mereka adalah korban dari penganiayaan dan diskriminasi. Mereka merasa tidak tanggungjawab karena mereka hanya korban, dan oleh karena itu mereka melakukan aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab.

Namun, Albert Camus menegaskan bahwa "Quelles que soit les saloperies qu’on a subies, rien ne justifie qu’on agisse en salaud." Ia mengatakan bahwa keberadaan korban tidak berarti mereka harus menjadi penjahat. Korban memiliki hak untuk mempertahankan diri dan mencari keadilan.

La position du tireur couché

Istilah "victime" seringkali digunakan oleh orang-orang yang merasa dirinya adalah korban. Mereka berpikir bahwa mereka tidak tanggungjawab karena mereka hanya korban, dan oleh karena itu mereka melakukan aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab.

Namun, Albert Camus menegaskan bahwa "Les adeptes de l’excuse victimaire adressent un crachat quotidien aux innombrables familles pauvres et immigrées où l’on respecte la loi." Ia mengatakan bahwa korban memiliki hak untuk mempertahankan diri dan mencari keadilan, tetapi tidak berarti mereka harus menjadi penjahat.


Dalam kesimpulan, artikel ini menegaskan bahwa korban memiliki hak untuk mempertahankan diri dan mencari keadilan, tetapi tidak berarti mereka harus menjadi penjahat. Albert Camus menegaskan bahwa "Quelles que soit les saloperies qu’on a subies, rien ne justifie qu’on agisse en salaud." Ia mengatakan bahwa korban memiliki hak untuk mempertahankan diri dan mencari keadilan, tetapi tidak berarti mereka harus menjadi penjahat.