================================================================

Permainan Ludo, salah satu permainan papan yang paling populer dan digemari banyak orang. Namun, sebelum kita memutuskan untuk bermain Ludo dengan keluarga, bagaimana jika kita tidak tahu sejarahnya? Dalam artikel ini, kita akan menelusuri sejarah Permainan Ludo dari Pachisi India hingga ke Ludo modern.

Pada abad ke-6, Pachisi diciptakan di India. Bukti paling awal evolusi game ini di India adalah penggambaran papan di gua-gua Ellora. Versi aslinya juga dijelaskan dalam kisah terkenal India, Mahabharata, di mana Shakuni menggunakan dadu terkutuk untuk mengalahkan Pandawa dan akhirnya setelah kehilangan segalanya, Yudhisthira mempertaruhkan istrinya, Dropadi, dan kehilangannya juga.

Namun, Pandawa mendapatkan semua harta mereka kembali setelah Dropadi bersumpah untuk mengutuk seluruh garis keturunan Kuru. Tetapi hal tersebut berhenti karena campur tangan Gandhari. Melihat kesempatan untuk melampiaskan amarah Dropadi, raja Kuru Dhritarashtra berjanji untuk mengembalikan Pandawa, semua yang telah mereka hilangkan dari permainan tersebut.

Permainan serupa Pachisi juga dikenal sebagai Chaupar di zaman kuno. Versi kontemporer dimainkan oleh kaisar Mughal di India; salah satu contohnya adalah Akbar. Pachisi telah dimodifikasi untuk menggunakan dadu kubik dengan cangkir dadu dan dipatenkan sebagai "Ludo" di Inggris pada tahun 1896.

Angkatan Laut Kerajaan mengambil Ludo dan mengubahnya menjadi permainan papan Uckers. Perbedaan antara Pachisi dan Ludo terletak pada penggunaan dadu kubik dan cangkir dadu, serta perbedaan dalam cara bermain.

Cara Bermain Ludo

Bagian 1: Memahami Papan Ludo

Papan Ludo biasanya diwarnai kuning cerah, hijau, merah, dan biru. Setiap pemain diberi warna dan memiliki empat bidak dalam warnanya. Papan Ludo berbentuk persegi dengan ruang bermain berbentuk tanda plus, dengan setiap lengannya memiliki tiga kolom persegi, biasanya berisi enam per-kolom.

Bagian 2: Cara Bermain Ludo

Pemain bergiliran searah jarum jam. Pemain pertama ditentukan dengan lemparan dadu. Pemain yang pertama harus memainkan bidaknya dari awal dan melanjutkan ke arah finish.

Jika seorang pemain berhasil bertahan dan mencapai pusat dengan keempat bidak terlebih dahulu, itulah pemain yang memenangkan Ludo! Dalam setiap giliran, pemain dapat menggerakan salah satu dari empat bidaknya sesuai dengan nomor dadu yang ditentukan. Jika bidak mencapai akhir papan, maka pemain dapat mempertahankan bidaknya atau meninggalkan bidak lain.

Baca Juga: Permainan Bola Bekel: Sejarah, Aturan Main, dan Manfaatnya

Dalam berbagai versi Ludo, terdapat beberapa variasi cara bermain, seperti menggunakan cangkir dadu untuk menggerakan bidak atau menggunakan strategi tertentu untuk memenangkan permainan. Namun, dasar-dasar cara bermain Ludo tetap sama, yaitu dengan memainkan bidak-bidak sesuai dengan nomor dadu yang ditentukan.

Penutup

Permainan Ludo telah menjadi bagian integral dari budaya India dan Eropa sejak abad ke-6. Dalam artikel ini, kita telah menelusuri sejarah Permainan Ludo dari Pachisi India hingga ke Ludo modern. Sekarang, kita telah memahami cara bermain Ludo yang paling sederhana dan mudah.

Jika Anda ingin mencoba bermain Ludo dengan keluarga atau teman, maka artikel ini menjadi acuan untuk Anda. Dalam setiap giliran, Anda dapat menggerakan salah satu dari empat bidaknya sesuai dengan nomor dadu yang ditentukan. Jika Anda berhasil mencapai pusat dengan keempat bidak terlebih dahulu, itulah Anda yang memenangkan Ludo!

Baca juga: Permainan Bola Bekel: Sejarah, Aturan Main, dan Manfaatnya