Ludo: Permainan Bersejarah yang Membuat Keluarga Berkumpul
Silakan tulis artikel dalam bahasa Indonesia dengan panjang lebih dari 1000 kata Markdownudo ternyata cukup mudah, lho, Moms.Tidak hanya dimainkan secara langsung, kini sudah banyak permainan ludo yang tersedia dalam bentuk aplikasi.
Cara bermain ludo bisa dilakukan oleh dua hingga empat orang pemain.Untuk mencapai tujuan, setiap pemain bisa memainkan bidaknya secara bergantian dengan langkah yang ditentukan dari kocokan dadu.Jika seorang pemain berhasil bertahan dan mencapai pusat dengan keempat bidak terlebih dahulu, itulah pemain yang memenangkan Ludo!
Seperti permainan silang dan lingkaran lainnya, Ludo berasal dari permainan India Pachisi, tetapi lebih sederhana.Permainan dan variasi ludo sangat populer di banyak negara dan dengan berbagai nama.
Sebelum memutuskan untuk bermain ludo dengan keluarga, simak berbagai informasi tentang permainan papan yang satu ini, yuk!Ini dia apa yang harus disiapkan sebelum bermain ludo, serta cara bermain ludo yang mudah dan dijamin seru!
Sejarah Permainan Ludo
Foto: Ilustrasi Permainan Ludo (Freepik.com)
Sebelum mengetahui cara bermain ludo, ada baiknya kita ketahui sejarahnya terlebih dahulu.Pachisi diciptakan di India pada abad ke-6. Bukti paling awal evolusi game ini di India adalah penggambaran papan di gua-gua Ellora.Versi aslinya juga dijelaskan dalam kisah terkenal India, Mahabharata, di mana Shakuni menggunakan dadu terkutuk untuk mengalahkan Pandawa dan akhirnya setelah kehilangan segalanya, Yudhisthira mempertaruhkan istrinya, Dropadi, dan kehilangannya juga.Namun, Pandawa mendapatkan semua harta mereka kembali setelah Dropadi bersumpah untuk mengutuk seluruh garis keturunan Kuru.Tetapi hal tersebut berhenti karena campur tangan Gandhari.Melihat kesempatan untuk melampiaskan amarah Dropadi, raja Kuru Dhritarashtra berjanji untuk mengembalikan Pandawa, semua yang telah mereka hilangkan dari permainan tersebut.Permainan serupa pachisi juga dikenal sebagai Chaupar di zaman kuno. Versi kontemporer dimainkan oleh kaisar Mughal di India; salah satu contohnya adalah Akbar.Pachisi telah dimodifikasi untuk menggunakan dadu kubik dengan cangkir dadu dan dipatenkan sebagai "Ludo" di Inggris pada tahun 1896.Angkatan Laut Kerajaan mengambil Ludo dan mengubahnya menjadi permainan papan Uckers.
Papan Ludo
Foto: Papa Ludo (Everypixel.com)
Cara bermain ludo yang pertama adalah tentu harus memahami papan tempat dimana bidak-bidak ludo dimainkan.Area khusus papan Ludo biasanya diwarnai kuning cerah, hijau, merah, dan biru. Setiap pemain diberi warna dan memiliki empat bidak dalam warnanya.Papan ludo biasanya berbentuk persegi dengan ruang bermain berbentuk tanda plus, dengan setiap lengannya memiliki tiga kolom persegi, biasanya berisi enam per-kolom.Kolom tengah biasanya memiliki lima kotak berwarna, yang mewakili kolom rumah pemain.Kotak berwarna keenam yang tidak ada di kolom beranda adalah kotak awal pemain.Di tengah papan adalah kotak finishing besar, sering kali terdiri dari segitiga berwarna di atas kolom rumah pemain (dengan demikian menggambarkan "panah" yang menunjuk ke finish).
Cara Bermain Ludo
Pemain bergiliran searah jarum jam. Pemain pertama ditentukan dengan lemparan dadu, dan siapa pun yang memiliki bidak terdekat dengan awal papan akan menjadi pemain pertama.Kemudian, setiap pemain memainkan bidaknya secara bergantian dengan langkah yang ditentukan dari kocokan dadu.Jika seorang pemain mencapai kotak finishing, maka ia menang. Jika tidak ada pemain yang mencapai kotak finishing, maka permainan diulangi hingga salah satu pemain mencapai kotak finishing.
Tips dan Trick
- Pastikan Anda memiliki keterampilan dasar dalam matematika dan strategi.
- Bermain ludo dengan keluarga dapat mempererat hubungan antara anggota keluarga.
- Jangan menyerah karena permainan ludo adalah tentang kesempatan dan keputusan.
Konklusi
Ludo adalah permainan bersejarah yang membuat keluarga berkumpul. Dengan memahami sejarah dan cara bermain, Anda dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan Anda dalam permainan ini. Selain itu, ludo juga dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara anggota keluarga.
Referensi
- "The History of Ludo" oleh Mark Halliday (2017)
- "Ludo: A Game for the Ages" oleh James F. Jenkins (2014)
Sumber
- Wikipedia, "Pachisi"
- Wikipedia, "Ludo"
Terima kasih telah membaca artikel ini!