Kasino di Hainan, Pulau Tropical Cina: Apa yang Terjadi
Pengembangan kasino di Pulau Hainan, sebuah pulau tropis di Cina Selatan, menjadi sorotan terkini dalam industri perjudian. Artikel ini akan membahas tentang apa yang terjadi dan implikasinya pada industri perjudian lainnya.
Hainan, dengan jarak sekitar 1,700 mil dari Beijing, direncanakan sebagai "pelabuhan bebas" (free trade port) seperti Singapura dan Hong Kong. Tujuan utama adalah untuk membuka ekonomi pulau tersebut kepada pengembangan luar negeri dan meningkatkan daya tarik wisata.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Cina telah mengumumkan rencana untuk menawarkan balap kuda dan lottori olahraga di Hainan. Hal ini menjadi bagian dari upaya lebih lanjut untuk "menggeluti keberadaan" (comprehensive deepening of reform and opening-up) pada tahun 2019.
Rencana ini membuat beberapa industri perjudian lainnya, seperti Macau, Cambodia, dan Filipina, berhati-hati. Kasino-kasino di Macau mengalami penurunan harga saham sebesar 3,7% atau sekitar $4,3 miliar dalam nilai pasar.
Namun, Grant Govertsen, Kepala Penelitian Equitas Asia Research, tidak percaya bahwa Hainan akan menjadi tujuan wisata perjudian yang signifikan. "Sementara 'wagering' kecil di beberapa tabel mungkin diperbolehkan untuk sementara waktu agar beberapa resort tetap dapat beroperasi, setiap langkah kecil untuk menawarkan judi yang sah akan ditanggapi dengan reaksi keras dari otoritas," katanya.
Pemerintah Cina masih belum menyiapkan detail tentang bagaimana mereka akan menawarkan balap kuda dan lottori olahraga di Hainan. Namun, beberapa analisis China percaya bahwa Hainan akan menjadi provinsi pertama yang menawarkan layanan perjudian yang lebih luas.
Artikel ini juga membahas tentang proyek "Hainan International Tourism Island Sports and Gaming Entertainment" yang sedang diuji coba. Proyek ini mengizinkan pengguna untuk memindahkan dana dari akun AliPay atau WePay ke aplikasi smartphone, yang kemudian dapat digunakan untuk menempatkan taruhan pada pertandingan bola basket dan sepak bola. Hadiah dapat digunakan untuk berbelanja di Hainan.
Dalam beberapa tahun terakhir, gagasan-gagasan untuk mengembangkan Hainan telah diumumkan. Entertainment bars bahkan muncul di Sanya Bay Mangrove Resort Hotel sekitar lima tahun yang lalu, memungkinkan tamu untuk bermain baccarat dan menukar hadiah menjadi kamar hotel atau perhiasan. Namun, prosesor menutup operasionalnya pada tahun 2014 dan menanyakan kevalidannya.
Pemerintah Cina telah mengizinkan rencana sejak tahun 2010 untuk melihat Hainan sebagai "lapangan uji" (testing ground) untuk industri perjudian Cina. Namun, rencana tersebut tampaknya tidak mendapatkan momentum dan lenyap tanpa hasil.
Sekarang, hanya waktu yang akan menentukan apakah China akan mengembangkan Hainan menjadi tujuan wisata perjudian.