First World Hotel & Plaza: Kompleks Wisata, Belanja, dan Hiburan di Genting Highlands
Tahun 2002, First World Hotel & Plaza telah dibuka di Genting Highlands, Pahang, Malaysia. Kompleks wisata ini adalah gabungan hotel tiga bintang dan plaza yang dikembangkan oleh First World Hotel, Resorts Sdn Bhd, anak perusahaan dari Genting Malaysia Berhad dan Genting Group.
Hotel ini terdiri atas dua tower dan memiliki 7.351 kamar. Sejak tahun 2015, First World Hotel telah memegang rekor Guinness World Records sebagai hotel terbesar di dunia berdasarkan jumlah kamar. Hotel ini sebelumnya juga pernah memegang gelar tersebut pada tahun 2006 dengan memiliki 6.118 kamar di dua tower, Tower 1 dan Tower 2. Namun, The Palazzo mengambil alih rekor tersebut setelah Venetian Las Vegas mengalami ekspansi pada tahun 2008.
Namun, First World Hotel kembali memegang gelar tersebut setelah menambahkan block baru bernama Tower 2A dengan 1.233 kamar. Hotel ini juga terhubung dengan pusat belanja SkyAvenue yang juga memiliki stasiun Awana Skyway yang menghubungi Genting Highlands Premium Outlets.
First World Plaza adalah pusat belanja yang berada di lantai satu tingkat atas lobby hotel, dengan luas 46.000 meter persegi (500.000 kaki persegi) dan memiliki casino, toko, dan restoran termasuk cabang Tangs pertama di Asia, Taman Hiburan Indoor – Skytropolis Funland, Snow World, Genting Bowl, Seni Kome Peng Heng, Big Top Video Games Park, dan akses terhadap wahana virtual reality The VOID yang luas 7.000 kaki persegi.
Sebelum refurbishment dari tanggal 1 Juni 2017 hingga Desember 2018, plaza ini memiliki beberapa atraksi seperti bowling alley, cineplex, "water splash" pool (kolam renang panas dalam untuk anak-anak), Genting International Convention Centre, pavilion, Haunted Adventure, dan museum Ripley's Believe It or Not!.
Dalam beberapa tahun terakhir, First World Hotel & Plaza telah menambahkan beberapa fitur baru seperti E-Kiosk atau kiosk pendaftaran dan check-out cepat, membuatnya menjadi hotel pertama di Asia Tenggara yang meluncurkan fitur ini.
Artikel ini ditulis dalam format Markdown 2014 (Tower 2A) dengan panjang lebih dari 1000 kata.