Penurunan Konsumsi Gandum di India: Apa yang Disebut "Kesadaran" dan Faktor-Faktor lainnya
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan gandum di India telah menunjukkan peningkatan margin, namun perincian lebih lanjut menunjukkan bahwa konsumsi gandum di kelas-kelas rendah (decil) pertama dan keempat mengalami penurunan. Penurunan ini menjadi sangat tajam pada kelas-kelas paling atas (top three deciles).
Hal ini patut dipertanyakan, karena perbedaan penggunaan gandum antara pedesaan dan perkotaan telah menurun dari 64% menjadi 40%, yang masih tinggi. Menurut satu pendapat, penurunan konsumsi gandum dianggap sebagai indikator kesejahteraan yang meningkat, karena substitusi gandum dengan buah-buahan, sayuran, ikan, dan telur yang dibolehkan oleh peningkatan tingkat penghasilan per kapita.
Menurut C.H. Hanumantha Rao (EPW, 2000), kesejahteraan meningkat karena substitusi gandum dengan benda-benda lainnya yang lebih mahal dan beragam. Namun, ia juga mengidentifikasi parameter-parameter yang menantang konklusi tersebut, seperti infrastruktur pedesaan yang kurang bagus (pasar, jalan, dan listrik) sehingga tidak ekonomis untuk menyediakan produk-produk lainnya yang lebih mahal.
Pada kenyataannya, penurunan konsumsi gandum juga dapat dihubungkan dengan korrelasi invers antara panjang jalan, generasi listrik, mekanisasi pertanian, dan konsumsi gandum. Hal ini menunjukkan bahwa akses yang lebih baik dan pengeluaran energi yang lebih rendah akan menjadi alasan penurunan konsumsi gandum melalui akses yang lebih baik dan pengeluaran usaha yang lebih rendah.
Meskipun demikian, masih terdapat keberatan bahwa keterlambatan infrastruktur pedesaan tidak cukup signifikan untuk menjadi faktor tunggal penurunan konsumsi gandum. Faktor lainnya seperti tingkat penghasilan dan harga juga perlu dipertimbangkan.
Selain itu, paper ini juga menunjukkan bahwa gap antara pengeluaran total per kapita di pedesaan dan perkotaan telah memperlebar dari 30% menjadi 39%. Hal ini konsisten dengan peningkatan tingkat penghasilan per kapita, selama kita mengakui bahwa ketidakadilan absolut juga telah memperlebar.
Dalam akhirnya, paper ini menunjukkan bahwa penurunan konsumsi gandum di India dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesejahteraan yang meningkat, infrastruktur pedesaan yang lebih baik, dan tingkat penghasilan per kapita.