Christophe Bourseiller, seorang jurnalis yang mengaku sebagai "spesialis aliran minoritas" dan telah menulis beberapa buku tentang "eksrem"*, membagikan cerita baru tentang Alexander Trocchi, "Dandy Psikedelik", anggota International Situationist untuk sementara waktu. Mengapa tidak? Hal ini tidak salah karena biografi Alexander Trocchi sangat terkenal di Prancis.

Kemudian kita menemukan kehidupan yang penuh kesakitan dan bising, seperti Alexander Trocchi, anggota International Situationist. Mereka membahas tentang "victime" (korban) dan bagaimana kultur tersebut tidak dapat diterima.

"Terdapat sebuah kata yang sering muncul, yaitu 'victime'. Saya adalah korban, jadi saya tidak bertanggung jawab."1 "Kultura excuse ini tidak dapat diterima"2 "Adept of excuse victimry membuang nasionalisme dan xenophobe yang mengarah pada perasaan benci terhadap orang lain."3

Itu adalah judul musik summer yang berteriak oleh koor anjing-anjing penjaga "Republik": Y'en a marre dengan penggunaan alasan-alasan untuk membela kejahatan. Mereka berbicara tentang korban-korban, sementara lainnya hanya mencari keuntungan.

Kita perlu mengerti bahwa kehidupan adalah tentang pilihan, dan kita memiliki kebebasan untuk membuat pilihan. Namun, kadang-kadang kita terlalu lama untuk memahami bahwa pilihan-pilihan tersebut dapat berdampak pada diri kita sendiri dan orang lain.

Jadi, apakah Anda siap untuk menjadi "victime" ataukah Anda ingin menjadi "tireur couché"? Itu adalah pertanyaan yang sulit, tetapi kita harus memutuskan.