Mengungkap Kisah Pelajar Singapura yang Menggunakan Identitas Lain untuk Bermain Kasino Marina Bay Sands
Dalam sebuah kasus yang menghebohkan di Singapura, seorang pelajar 34 tahun bernama Ng Guan Hao dihukum penjara selama 11 bulan dan empat minggu setelah ditemukan menggunakan identitas lain untuk masuk ke kasino Marina Bay Sands (MBS) lebih dari 22 kali.
Menurut laporan The Straits Times, Ng Guan Hao terbaca ketika seorang mantan temannya yang bekerja di MBS melihatnya bermain kartu di ruang VIP Ruby pada Mei 2021. Saat memeriksa nama Ng dalam sistem kasino, karyawan itu menemukan bahwa Ng memiliki beberapa order pengusiran yang mengharamkan dia masuk ke kasino.
Karyawan MBS kemudian segera melaporkan hal ini ke polisi, dan investigasi kemudian menemukan bahwa Ng telah secara tidak sah masuk ke MBS menggunakan identitas Melvin Tan Yong Ann sebanyak 22 kali antara 17 Maret hingga 2 Mei 2021.
Ng juga terbaca lagi pada Februari 2022 ketika dia mencoba menggunakan identitas Yeo De Rong, tetapi sekali lagi ditemukan oleh mantan temannya yang sama.
Ng mengaku bersalah atas dua tuduhan bawah Undang-Undang Pengawasan Kasino dan juga mengaku atas satu tuduhan penggelapan dan gangguan. Dokumen pengadilan tidak mempublikasikan apakah Tan dan Yeo pernah dihukum.
Bagaimana Ng dapat melarikan diri dari order pengusiran kasino?
Dalam proses pengadilan, Jaksa Publik Claire Poh mengatakan bahwa walaupun Ng memiliki order pengusiran yang berlaku antara 21 Maret 2018 hingga 20 Maret 2023, dia masih ingin masuk ke MBS.
Ng telah mendekati Tan untuk menggunakan kartu identitasnya dan mempromosikan akan membayar dia SGD 200 setiap kali dia masuk ke kasino. Tan setuju dengan perjanjian, dan Ng secara terus-menerus masuk ke kasino hingga ditemukan oleh mantan temannya pada 2 Mei 2021.
Ng kemudian melanggar lagi dengan menggunakan kartu identitas Yeo De Rong untuk masuk ke MBS. DPP Poh mengatakan bahwa Ng setuju untuk berbagi separuh hasilnya dengan Yeo jika dia menang, dan Ng akan mempertahankan kerugian jika dia kalah. Yeo juga menerima SGD 700 dari Ng atas penggunaan kartu identitasnya.
Ng menggunakan kartu Yeo untuk masuk ke MBS lima kali antara 6 hingga 9 Februari 2022, tetapi akhirnya ditemukan pada 10 Februari 2022.
Kasus-kasus lain penggelapan dan gangguan
Dalam kasus tidak terkait, Ng juga menggelapkan seorang pria dengan lebih dari SGD 17.000 pada Maret 2021. Dia menipu korban bahwa dia memiliki teman yang berdagang dalam mata uang asing dan dapat memberikan keuntungan 100 persen.
Ng kemudian menceritakan korban untuk mentransfer uang ke rekening bank, mengklaim bahwa uang tersebut akan digunakan untuk berdagang dan menjanjikan keuntungan. Namun, dia hanya menggunakan uang tersebut untuk berjudi dan tidak melakukan restitusi.
Dalam kasus lain, Ng terlibat dalam konfrontasi dengan seorang pria remaja pada 20 November 2021, setelah korban itu merasa Ng memanfaatkan mobilnya. Korban itu mencoba menghadapi Ng, tetapi Ng menggunakan gunting dan tantangan untuk berjuang.
Menurut DPP, Ng mengutuk korban dengan kata-kata kasar dalam bahasa Hokkien dan membuat gerakan tangan vulgar. Korban itu merasa dihakimi oleh perilaku Ng dan keponakannya memfilmkan bagian dari tirani Ng pada telepon gandarnya.
Ng akan mulai menyelesaikan hukuman penjara pada 2 Mei, dengan jaminan SGD 15.000 sejak 4 April.