Sebagai produsen tas sekaligus pedagang online, saya perlu foto-foto yang bagus untuk produk yang saya jual. Pedagang tas kamera dslr online sangat memerlukan foto produk yang bagus untuk dipajang di toko online. Jika produk yang aslinya bagus, tapi kalau fotonya kurang bagus,  akan jadi kurang menarik bila dilihat oleh pembeli. Referensi dari mulut ke mulut dalam usaha jual tas kamera dslr murah online masih sangat ampuh. Gambar di atas adalah salah satu contoh foto produk dari tas kamera dslr murah kode 1726 hitam. Mudah-mudahan kami bisa segera melengkapi foto-foto produk untuk semua tas kamera dslr yang kami di website ini.
Memilih sistem kamera kalau ditinjau dari ukuran sensornya bisa dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kamera dengan sensor APS-C dan full frame. Pertanyaan yang kerap dirasakan oleh mereka yang akan mulai terjun di bidang fotografi, atau mereka yang akan ganti sistem adalah, sistem APS-C atau sistem full frame yang akan dipilih? Sistem DSLR Canon tampak lebih seimbang, baik lini APS-C dan full frame segmentasinya sama-sama lengkap. Beralih ke mirrorless, kita tinjau merk Sony ternyata juga tampak ada kemiripan segmentasi dengan Nikon, sistem full-frame mereka mulai beragam dan produk seperti A7 generasi pertama harganya semakin terjangkau. Okelah, setiap produsen punya hak untuk merencanakan strategi produk mereka ke depan, kita tinggal mengikuti saja trennya.
Oya, bagi pembaca yang masih bingung apa bedanya APS-C dan full frame, pada dasarnya keduanya hanya beda di dimensi fisik ukurannya.
Saya buatkan tabel segementasi kamera digital 2015 yang pakai sensor APS-C dan FF untuk menjadi gambaran anda. About the author: Erwin Mulyadi, penulis dan pengajar yang hobi fotografi, videografi dan travelling. Apakah kamera full frame bisa memakai lensa aps-c dan apakah bisa mempengaruhi kualitas gambar ? Mau minta pendapat koh enche dan koh erwin saya sekarang pake d90 rencana mau upgrade ke full frame nikon juga dengan alasan ingin meningkatkan kualitas photo, aktifitas photo saya lebih sering di wedding dan kegiatan kegiatan sejenis. Dulu Saya memakai nikon D700 Fullframe, Memang pada tahun 2009 – 2012 Qualitasnya sangat bagus. Masih kena crop, karena lensa 18mm itu walaupun EF-S tapi secara spek lensa picture angle-nya tetap 18mm.
Saya pikir setiap sensor ada semacam keseimbangan antara ukuran (dimensi) dan pixel count (jumlah piksel). Membanyangkan gambar kena crop kalau pakai lensa APS-C, itu artinya anda pakai kamera full frame dan lensanya APS-C, maka betul akan kena crop (megapiksel turun). Kamera sensor full frame yg semakin terjangkau tentu harapan banyak fotografer termasuk saya. Memotret gedung dan bangunan bisa jadi salah satu pilihan obyek yang bisa diterapkan dimanapun.
Kali ini kami menyajikan beberapa tips buat kamu yang ingin memotret bangunan menarik agar hasil foto kamu jadi lebih istimewa. Jika kamu memang berniat untuk hunting foto, tentunya kamu sudah menyiapkan kamera ditangan. Penting bagi kamu untuk memilki peralatan memotret yang lengkap supaya hasil fotomu tampak menakjubkan. Satu tips penting untuk kamu yang akan memotret bangunan arsitektural adalah memastikan kamu punya banyak waktu untuk bermain-main dengan kamera. Bisa jadi hasil foto yang bagus tidak didapat ketika matahari sedang bersinar terang, justru sebaliknya, bangunan dedung akan tampak megah ketika langit mendung atau awan sedang berputar.
Selain memperhatikan kondisi cuaca pada saat memotret, kamu juga sebaiknya memperhatiakan cahaya yang ada ketika sedang mengambil gambar.
Semua akan tampak lebih menakjubkan ketika kamu berhasil menangkap gambar dari berbagai perspektif dan sudut pandang. Bukan bermaksud untuk curang, namun perlu bagimu untuk mengedit hasil foto dengan menggunakan software fotografi agar hasilnya terlihat lebih maksimal. Hal lain yang perlu kamu pertimbangkan adalah penggunaan warna hitam putih atau warna-warna lainnya. Kecuali untuk garis struktural bangunan, kamu bisa menggunakan warna hitam putih karena akan terkesan lebih apik dan kontras dengan warna asli. Memberikan sentuhan akhir untuk basil fotografi memang memungkinkan seperti pengaturan warna, ketajaman, dan penambahan contras.
Disamping dari beberapa tips yang kami berikan dari awal, tentu saja ada satu poin yang harus benar-benar kamu pertimbangkan.


Ada banyak lokasi dengan arsitektur mengagumkan yang bisa kamu jadikan spot untuk melakukan pengambilan foto. Meskipun kamu sudah memiliki kemampuan dasar memotret dan pengetahuan tentang fotografi, cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentu saja dengan terus mengeskplorasi kemampuan dan juga obyek yang kamu pilih. Ada beberapa pembeli yang memberikan komentar setelah mereka menerima tas kamera dslr yang mereke beli dari kami. Dalam kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan yang telah memberikan referensi produk kami.
Dulunya sistem full frame adalah sistem yang dipakai oleh fotografer pro, lalu untuk kebutuhan hobi dan profesi (semi pro) tersedia pilihan sistem APS-C. Pilihan ini bukan sekedar berapa harga kameranya, atau sistem mana yang hasil fotonya lebih bagus.
Produsen kamera yang satu ini sudah membagi segmentasi DSLR full frame (FX) mereka dengan lengkap, yaitu D610, Df, D750, D810 dan D4s. Sedikit catatan saja bahwa lensa-lensa Canon EF-S (yang dirancang untuk sistem APS-C) tidak bisa dipasang di bodi Canon full frame. Pilihan lensa FE juga mulai bertambah banyak, walau harus diakui lensa-lensa FE memang umumnya dijual tidak murah. Bayangkan bila harga A7 terus turun sampai berbeda sedikit atau nyaris sama dengan kamera APS-C maka kompetisi ini akan semakin menarik.
Saya amati sistem yang dibangun oleh Fuji X, Canon EOS M dan Samsung NX memang tidak (belum?) mengarah ke sistem full frame. Intinya untuk DSLR memilih APS-C atau full frame pada dasarnya bebas saja, baik di kubu Canon maupun Nikon, karena pilihan bodi yang ada sudah lengkap, tinggal lensanya saja menyesuaikan.
Sensor full frame berukuran lebih besar dari APS-C, sehingga perlu lensa yang diameternya juga lebih besar. Perhatikan segmen pemula, consumer dan amatir (enthusiast) menjadi segmen paling gemuk dan setiap merk punya andalan masing-masing.
Nikon menjadi yang terlengkap di lini Full Frame, bahkan Canon pun tidak punya produk yang mengisi celah antara 6D dan 5D.
Sempat berkarir cukup lama sebagai Broadcast Network TV engineer, kini Erwin bergabung menjadi instruktur tetap untuk kursus dan tour yang dikelola oleh infofotografi. Tetapi Setelah Saya mencoba technoogi sensor APSC Fujifilm XT1, Qualitasnya lebih kurang sama dengan D700. Kalau terlalu banyak piksel dalam sekeping sensor, maka setiap pikselnya (yg diukur dengan satuan mikro meter) akan mengecil dan kurang maksimal menangkap cahaya. Untuk foto sehari2 yg lebih fokus ke foto2 makanan kira2 lbh baik menggunakan kamera mirrorless yg berfitur APS-C atau fullframe? Tapi kalau pakai kamera APS-C, supaya mendapat field of view yg tetap sesuai keinginan ya perlu mencari lensa yg tepat. Lensa yang memadai, kamera DSLR yang memiliki kemampuan cukup, serta berbagai piranti lain yang memuudahkanmu untuk menggapai sudut dan angel yang terbaik dari setiap bangunan yang ada.
Oleh karena itu, ada baiknya kamu mendatangi lokasi beberapa kali dalam cuaca yang berbeda agar kamu memiliki bnayak portofolio foto yang diambil dalam cuaca yang berbeda-beda. Pastikan arah cahaya datang dari arah yang benar agar kamu bisa menangkap obyek dengan sempurna.
Seperti ketika matahari terbit, letak bayangan gedung ada di sebelah mana dan ketika matahari terbenam, bayangan pindah ke arah mana.
Tak hanya memotret bagian depan gedung saja dari luar, namun kamu pun sebaiknya mengambil beberapa pose yang berbeda untuk menghasilkan gambar yang bebeda juga. Soal edit foto sepertinya tak perlu dipermasalahkan karena hampir semua fotografer profesional pun menggunakannya.
Sebenarnya keputusan ini mutlak tergantung dari selera masing-masing fotografer, namun untuk kebanyakan foto arsitektur lain, mereka menggunakan foto berwarna agar hasilnya lebih maksimal. Bagaimanapun juga, untuk mendapatkan hasil foto yang bagus, kamu memang perlu menambahkan beberapa sentuhan akhir ini. Satu lokasi pun masih bisa di atur kapan waktu memotret, cahaya yang diharapkan, dan tentu saja cuaca di tempat itu. Satu tempat bisa diekplorasi sejauh mungkin melalui sudut-sudut berbeda dan juga waktu yang berbeda serta pencahayaan yang berbeda. Ada niat untuk belajar tehnik fotografi, karena memang sangat diperlukan dalam mendukung usaha selama ini. Komentarnya bahwa ternyata produk aslinya lebih bagus dari terlihat di foto, alhamdulillah.
Awalnya baik sistem full frame maupun sistem APS-C keduanya dikemas dalam format kamera DSLR, dan tersedia baik untuk merk Canon dan Nikon. Pilihan tentu perlu mempertimbangkan banyak hal, misal dukungan (dan harga) lensa, juga kita perlu bisa memprediksi arah jangka panjang dari produsen kamera yang kita minati. Sedangkan di lini APS-C (DX), walau ada duo pemula (D3300-D5500) dan DX semi-pro (D7200) tapi tidak se-variatif lini FX.


Dan agak mirip dengan Nikon, belakangan ini jarang terdengar ada kabar Canon memproduksi lensa EF-S baru, kecuali hanya menyegarkan lini yang sudah ada dengan teknologi STM. Bagi anda yang pakai sistem Sony Aplha mirrorless APS-C (misal A6000 atau A5000), bila berencana ganti ke Sony Alpha mirrorless full frame maka mulailah membeli lensa FE (bukan E). Jadi bila kita dalam jangka panjang tidak (belum) ada rencana pakai sistem full frame, maka investasi di ketiga merk APS-C yang saya sebut barusan tidak ada masalah. Di kubu mirrorless bagi yang menginginkan sistem full frame bisa melirik Sony, bagi yang ingin mirrorless APS-C bisa memilih Sony, Fuji, Samsung atau Canon. Sistem Nikon kekosongan produk di lini APS-C semi-pro karena belum jelas apakah ada produk penerus dari D300s.
Banyak yang juga salah sangka mengira kalau 7D adalah full frame, padahal APS-C (lihat tabel di atas).
Perhatikan bahwa weathersealed bukan berarti kita santai2 motret terus saat hujan, sebaiknya lindungi dengan memasang rain coat yang menutupi kamera dan lensanya. Walau tidak ada acuan resmi tapi menurut saya sensor APS-C itu angka seimbangnya di 16 MP dan full frame itu di 24 MP.
Yg agak penasaran kalau nanti betul full frame jadi terjangkau lantas harga kamera APS-C jadi berapa ya, hehe.. Ada tantangan tersendiri bagaimana menyajikan bangunan dengan arsitektur menarik menjadi obyek yang indah juga dalam bingkai fotografi.
Kalau kamu memang sudah mempersiapkan diri datang ke sebuah kawasan dengan bangungan berarsitektur bagus, tentunya kamu juga harus tahu apakah gedung tersebut bisa dikunjungi dan di foto.
Membawa kamera saja tanpa peralatan yang memadai hanya akan membuat hasil fotomu tampak standar. Perlu bagimu untuk melihat bagian dalam serta berjalan-jalan sejenak memperhatikan lingkungan sekitar. Hal ini tentu diperlukan agar hasil fotomu sempurna dan tidak tampak asal-asalan.
Oleh sebab itu, kamu pun harus memiliki banyak waktu uang untuk bolak balik ke tempat lokasi.
Tapi sedikit demi sedikit kami akan memperbaiki foto-foto produk kami yang dipajang di web ini.Apabila banyak yang belum lengkap dan detail foto-fotonya, akan kami lengkapi juga.
Sehingga rekan-rekan yang akan membeli bisa melihat dan membayangkan ukurannya kalau sedang dipakai. Kalau ada, maka akan semakin yakin buat calon pembeli bahwa model ini sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Karena kami yakin bahwa hal itu akan sangat membantu rekan-rekan untuk lebih jelas dan lebih yakin tentang produk yang akan dibeli. Saat kamera mirrorless sudah semakin populer seperti sekarang, tercatat hanya Sony yang menyediakan dua sistem pada lini Alpha mereka, yaitu A7 series untuk full frame dan A6000 ke bawah untuk APS-C (walau Sony juga masih menyediakan 2 sistem untuk format SLT A-mount juga). Selain itu juga produksi lensa DX tipe baru semakin jarang terdengar, Nikon terlihat lebih sering membuat lensa FX (memang lensa FX bisa dipasang di bodi DX tapi kan lensa DX juga punya kelebihan dalam hal ukuran yang kecil dan harga yang terjangkau). Walau lensa FE dan lensa E keduanya sama-sama E-mount, tapi lensa E hanya dirancang untuk pas di APS-C dan akan terkena crop bila dipasang di full frame. Fuji punya beragam produk dan lensa berkualitas dengan sistem APS-C, Samsung juga membuat terobosan dengan NX-1 yang dalam fiturnya banyak mengalahkan kamera DSLR APS-C. Demikian juga Sony yang belum punya produk APS-C semi pro, yang mestinya kalau ada bisa bernama A7000 mungkin, dan berguna untuk melawan Samsung NX dan Fuji X-T1. Sony juga perlu menambah produk full frame mereka dengan satu atau dua produk flagship semisal A8 atau A9, bisakah Sony?
Jadi yang dapat Saya simpulkan dengan Technologi sensor APSC sekarang bisa mendapatkan hasil yang bagus seperti technologi Fullframe. Untuk penggunaan yang lebih mudah kamu bisa menggunakan Apple Aperture atau Adobe Lightroom. Kalau yang tas untuk kamera prosumer dan mirrorless baru tersedia masing-masing 1 model saja. Dari hal ini wajar kalau banyak pihak menyimpulkan Nikon seperti lebih mementingkan sistem FX mereka. Samsung tinggal menambah beberapa lensa premium (khususnya lensa fix) dalam lini NX mereka. Dari sekian jenis kamera tersebut di atas, yang sekarang lagi trend adalah yang kamera dslr.



Learn how to take pictures with nikon d3100 ttl
Guide to great photography pdf magazine


Comments to «Kamera dslr yang bagus tapi murah 4500»

  1. NERPATOLUQ on 30.11.2013 at 22:21:49
    Years in the past, I got my first SLR hello??I'm.
  2. Bakinka_111 on 30.11.2013 at 14:39:43
    That will get caught up in all the technical thing you might.
  3. LOVE_BAKU on 30.11.2013 at 13:14:25
    The key techniques and methods which you that you may.